Ketahui Tradisi-Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru Imlek

Oleh Nabilla Aidid @arsenails

Jan 19, 2017

Imlek, yang sering juga disebut sebagai Sin Cia, merupakan perayaan tahun baru yang pada umumnya banyak dirayakan oleh warga Tionghoa. Imlek sendiri sebenarnya nggak jauh beda dengan perayaan tahun baru Hijriah yang dilaksanakan oleh umat muslim. Berasal dari dialek Hokkian dan Bahasan Mandarin, im berarti juga bulan, dan lek adalah penanggalan. Atau "Yin Li" dalam Bahasa Mandiri yang bermakna kalender bulan ato Lunar Newyear.

 

Sin Cia, dulunya dikenang sebagai selebrasi yang dilakukan para petani di negeri Tiongkok dalam bentuk pesta perayaan musim semi yang dimulai pada tanggal 30 bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama atau Cap Go Meh. Bukan cuma sekedar selebrasi, bagi warga Tionghoa, Imlek juga melambangkan bentuk syukur, penyampaian doa dan harapan agar mendapatkan rezeki lebih banyak di tahun depan. Lalu, mirip dengan perayaan Idul Fitri atau Lebaran bagi umat Islam, Imlek juga ada sebagai wadah silaturahmi dengan keluarga, relatif, dan kerabat. Tapi, kalo Idul Fitri dirayakan oleh mereka yang beragama Islam, Imlek dirayakan oleh setiap warga Tionghoa dan keturunan Tionghoa, apapun agama yang dianut. So, kamu nggak perlu heran kalo ada warga keturunan Tionghoa Muslim, Kristen, maupun Buddha merayakan tradisi pergantian tahun ini.

Menurut sejarah, Sin Cia atau Imlek mulai dikenal sejak jaman Dinasti Xia (sekitar abad 21 - 16 SM), dan menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk negara tercinta, Indonesia. Setiap Imlek tiba, kamu pasti sering mendengar istilah 'Gong Xi Fa Cai' yang diucapkan oleh warga keturunan Tionghoa kepada keluarga kerabat, teman, dan di status update media sosial mereka. Gong Xi Fa Cai berarti juga 'Salam Sejahtera' yang dilontarkan untuk mengucapkan selamat dan mendapatkan banyak rezeki. 

Nah, sama halnya dengan perayaan Hari Raya lainnya, Imlek pun memiliki tradisi-tradisi unik yang dilakukan warga Tionghoa dan keturunannya saat tahun baru Cina datang aja. Lalu, apa aja ya tradisi-tradisi unik tersebut? Intip penjelasannya di bawah ini:

 

1. Berberes dan Membersihkan Rumah

Warga Tionghoa dan keturunannya percaya kalo rumah yang bersih bukan cuma membuat nyaman untuk ditinggali dan dipandang mata. Tapi, juga baik untuk mendatangkan dan menampung keberuntungan. Untuk memulai lembaran baru di tahun yang baru, berberes dan membersihkan rumah seperti menyapu, mengepel, membersihkan debu dari kotoran dianggap sebagai simbol mengusir kesialan dan mengundang keberuntungan untuk masuk. Setelah rumah benar-benar bersih, mereka menyimpan sapu, pel, sikat, duster rapi-rapi. Pantang menyapu rumah di hari pertama Imlek, lho. Kenapa? Karena hal tersebut dianggap bisa mengusir keberuntungan yang sudah ada di rumah. 

 

2. Warna Merah itu Hukumnya Wajib Saat Imlek

Nggak perlu heran, nggak perlu bingung setiap ketemu warga Tionghoa dan keturunannya menggunakan pakaian berwarna merah ato berunsur merah saat Hari Imlek. Karena konon, menurut Legenda Tionghoa, dulu ada sejenis makhluk buas yang bersembunyi dan keluar setiap musim semi atau tepat pada perayaan Imlek. Nah, makhluk buas ini hobinya mengganggu manusia, terutama anak kecil, hihiii. Taaapi, si makhluk takut banget sama warna merah. Oleh karena itu, warga Tionghoa dan keturunan menghias rumah, mengenakan pakaian, dan sebagainya dengan warna merah. Biar makhluk buas takut, Imlek pun lanjut.

 

3. Ada Makanan Tradisi dan Pantang Makan Bubur

Beberapa dari kamu mungkin sudah mengetahui makanan-makanan khas Hari Raya Imlek yaitu jeruk dan kue keranjang. Tapi, secara tradisi, warga Tionghoa dan keturunannya juga turut menyajikan makan di atas wadah berbagai bentuk, seperti bulat, segi 6, dan segi 8 dengan beragam makanan seperti biji-bijan, kacang-kacangan, buah-buahan, permen, mie, kue bola, dan masih banyak lagi. Setiap makanan yang disajikan memiliki arti tersendiri, lho. Contohnya, penyajian mie saat Hari Raya Imlek melambangkan umur panjang. Nah, sebaliknya dengan bubur. Pantangan makan bubur berlandaskan sejarah kalo pada zaman dulu bubur adalah makan orang miskin. Sehingga bubur melambangkan kemiskinan. Justru, nasilah yang melambangkan membawa rezeki dan menghindari kemiskinan di sepanjangan tahun baru.

 

4. Ledakan Petasan dan Kembang Api

Tahun baru tentunya belum afdol tanpa dentuman keras petasan dan keindahan kembang api. Petasan dan kembang api merupakan salah satu pertunjukkan terpopuler untuk membuat Hari Raya Imlek jaug lebih meriah. Suaranya yang kencang dan buat gaduh dipercaya bisa membuat makhluk buas tersembunyi ketakutan dan tidak mengganggu manusia. Selain itu, petasan juga dipercaya bisa mengusir nasib-nasib buruk tahun sebelumnya dan mengharapkan masa depan yang lebih bahagia dan menyenangkan.

 

5. ANGPAO!

Bisa dipastiin, hampir seluruh anak-anak dan mereka yang masih lajang menanti Imlek dengan rasa gembira. Kenapa? Karena Imlek berarti juga banjir rezeki atau uang. Para orang tua dan mereka yang sudah menikahkan diwajibkan memberikan angpao (uang dalam amplop merah) kepada anak-anak dan yang belum menikah. Nggak ada keharusan dan peraturan untuk nominal angpao kok, cuma kalo bisa harus berupa uang kertas baru, wangi, dan tidak ada uang logamnya. "What you give is what you get", pemberian angpao dipercaya bisa memperlancar rezeki pemberinya di hari esok. Hayo, yang merayakan Hari Raya Imlek, udah siap nerima angpao? Ato udah nyiapin angpao? Hihiii

 

6. Promo-Promo Imlek Juga Ikut Meramaikan

Rezeki bisa datang dalam berbagai bentuk, bukan? Salah satunya lewat promo (YAY). Promo-promo ini datang dari berbagai toko, brand, dan juga online shop. Ikut meramaikan Hari Raya Imlek, banyak toko yang buat kegaduhan dengan menghadirkan promo spesial Imlek dengan keberuntungan yang nggak nanggung-nanggung. Nah, dengan kata lain, kalo udah membersihkan rumah dan menampung keberuntungan sebanyak-banyaknya. Kamu bisa pergi meninggalkan rumah seperti ke mall untuk belanja produk diskon Imlek, ato juga bisa tinggal buka laptop, hidupin komputer, ato ambil handphone untuk belanja. Nah, nggak ada toko online yang nyiapin promo Imlek terlengkap kalo bukan Elevenia. Di Elevenia, kamu bisa menemukan promo Global Avenue dimana bisa membeli barang-barang merek internasional yang beragam dari produk kecantikan, kesehatan, jam tangan, hingga Samyang. Wajib deh beli mie Samyang untuk disantap pas Imlek, biar keberuntungan makin lancar dan umur panjang.

 

Biar keberuntungan ada di pihakmu, klik aja Promo Lunar New Year !

 

 

Artikel Terkait

Artikel Populer

Artikel Terbaru