Benarkah Xiaomi Kalahkan Apple di Market Share?

Oleh Via Permata Suci @ViaPermataSuci

Aug 24, 2017

Jakarta, Indonesia: Teknologi yang terus berkembang dengan cepatnya, disambut hangat oleh minat beli konsumen yang tinggi menjadi peluang yang sangat baik bagi pengusaha industri teknologi. Hal ini dibuktikan oleh semakin bersaingnya jajaran merk smartphone, baik merk dalam maupun luar negeri. Telunjuk.com sebagai leading shopping search engine yang setiap harinya mengumpulkan lebih dari 16 juta informasi produk dari 38 toko online/marketplace di Indonesia, mencoba untuk membuat riset terhadap merk smartphone yang paling banyak dicari dan diminati orang di toko online/marketplace.

 

“People who smile while they are alone used to be called insane, until we invented smartphones and social media.”

- Mokokoma Mokhonoana

 

Sebelumnya, Kantar Worldpanel juga telah melakukan riset terlebih dahulu di Amerika Serikat. Menurut hasil risetnya, Samsung berada diposisi pertama dan Apple yang berada tepat di posisi kedua. Berbeda dengan data Kantar Worldpanel, berdasarkan data yang telah dihimpun Telunjuk.com, Samsung masih menjadi yang paling banyak tersedia di toko online/marketplace Indonesia dengan sangat kuat mencapai 42,5% dari produk yang dijual, selanjutnya, posisi kedua diraih oleh Xiaomi dengan 11,1% dan Asus pada posisi ketiga sebesar 8,3%. Sebaran ini menunjukkan bahwa produk Samsung masih banyak tersedia di toko online/marketplace di Indonesia dengan supply yang sangat bervariasi, meninggalkan pemain terbesar kedua, Xiaomi dengan cukup jauh, nyaris empat kali lipat lebih besar. Satu-satunya merk dalam negeri yang mampu bersaing dalam 10 besar adalah Vivo dengan share sebesar 2% tepat di posisi kesepuluh. Sementara Apple, sebuah brand yang cukup premium bisa bercokol pada posisi ketujuh dengan share 2.9%.

 

Angka tersebut diambil dari data yang dihimpun Telunjuk.com pada tanggal 7 Agustus 2017, berdasarkan jumlah barang yang dijual di 38 toko online/marketplace di Indonesia dengan total smartphone yang dicatat sebesar 78.000 produk.

Artikel Terkait

Artikel Populer

Artikel Terbaru