Bunda Wajib Tahu, Perbandingan Popok Sekali Pakai dan Popok Kain

Oleh Valerie Joan @Valejoan

May 07, 2018

article_image

Author: Markus Yohannes

 

Perbandingan Popok Bayi - Bagi Bunda yang baru saja menyambut kehadiran si kecil, tentu ada banyak sekali kebutuhan yang perlu dipersiapkan. Salah satunya adalah popok bayi. Berbicara mengenai popok bayi, memilih jenis popok bayi terbaik yang tepat untuk si kecilpun bisa jadi perkara tersendiri.

 

Secara umum, ada dua jenis popok bayi yang digunakan di Indonesia, popok sekali pakai dan juga popok kain. Apa saja keuntungan dan kekurangan setiap jenis popok? Jenis popok seperti apa yang paling baik untuk anak? Simak uraian perbandingan popok sekali pakai dan popok kain berikut:

 

1.

Perbandingan Metode Perawatan Popok Kain & Popok Sekali Pakai

Popok kain bisa digunakan berkali-kali sehingga Bunda harus selalu membersihkannya sehabis digunakan dengan baik dan benar agar popok terbebas dari kuman dan bakteri. Pastikan juga Bunda membilas popok kain sebaik mungkin sehingga tak ada sisa sabun agar daya serap popok tetap baik.


Popok sekali pakai memang tak memerlukan perawatan serumit popok kain karena Bunda cukup membuangnya selepas digunakan. Namun, Bunda mungkin perlu mempertimbangkan limbah sampah yang harus Bunda buang setiap harinya dari popok sekali pakai yang telah kotor ini agar sampah popok yang merupakan sarang kuman tak menumpuk di tempat sampah rumah.

 

 

2.

Perbandingan Kenyamanan Penggunaan Popok Kain & Popok Sekali Pakai

Popok kain biasanya sudah terbuat dari kain yang berbahan lembut yang aman dan nyaman di kulit bayi seperti kain fleece, microfleece, bamboo atau hemp. Jenis kain ini tidak akan menimbulkan alergi saat terkena di kulit bayi. Namun, bukan berarti Bunda tak perlu memperhatikan bahan yang digunakan saat membeli popok kain.


Popok sekali pakai hadir dengan berbagai varian harga dan kualitas. Bunda harus teliti dan tak tergiur dengan harga murah karena popok sekali pakai berkualitas rendah sangat rentan dan akan memberikan resiko ruam hingga alergi pada kulit bayi.

 

3.

Perbandingan Ukuran, Penampilan, & Mobilitas Popok Kain & Popok Sekali Pakai

 

Popok kain memiliki ketebalan yang lebih karena terbuat dari lapisan lembaran kain. Bunda mungkin perlu beli tas popok yang memiliki ukuran ekstra karena popok kain membutuhkan ruang lebih jika Bunda sedang ingin membawanya saat  berpergian dengan si kecil.

 

Selain itu, si kecil mungkin akan mengalami kesulitan dalam menggunakan celana karena ukuran popok yang sudah terlalu tebal. Namun, banyak pilihan popok kain yang memiliki lapisan luar yang menarik sehingga Bunda mungkin tak perlu lagi memakaikan kecil celana.


Popok sekali pakai, dengan teknologi yang lebih baik bisa hadir dengan ukuran yang lebih tipis sehingga lebih cocok untuk dipakai dan dibawa berpergian. Karena tampilannya yang standar, Bunda perlu memakaikan si kecil celana untuk menutupi penampilan dari popok sekali pakai yang kurang menarik.

 

Perbandingan Harga Popok Kain & Popok Sekali Pakai

Popok kain, dari segi harga satuan popok kain jelas memiliki harga yang lebih tinggi. Namun, Bunda bisa memotong biaya perbulan penggunaan popok karena popok kain bisa digunakan berulang-ulang kali. Cukup cuci dan jemur dan popok bisa digunakan kembali.

 

Popok sekali pakai, memiliki harga yang lebih murah tak selalu berarti lebih hemat. Karena hanya bisa digunakan sekali dan dibuang, setiap bulannya Bunda perlu mengeluarkan biaya untuk popok yang lebih tinggi daripada menggunakan ulang popok kain.

 

Kedua jenis popok, baik popok kain ataupun popok sekali pakai memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing tergantung dari kebutuhan yang Bunda miliki.

 

Terlepas dari jenis popok bayi mana yang Bunda ingin gunakan, kebersihan dari penggunaan popok tetap menjadi yang utama. Selalu bersihkan dan ganti popok ketika si kecil buang air dan jangan biarkan kotoran menumpuk dan dibiarkan terlalu lama karena akan menjadi sarang kuman dan bakteri. Aplikasikan juga baby cream untuk perlindungan ekstra pada kulit si kecil dari iritasi yang bisa disebabkan dari popok.

Artikel Terkait

Artikel Populer

Artikel Terbaru