Parfum atau Body Mist, Kenali Dahulu Perbedaannya

Valerie Joan @Valejoan

Mar 05, 2019

article_image

Minyak wangi atau parfum merupakan salah satu benda wajib yang dipakai setiap hari. Parfum memang bermanfaat untuk menambah kepercayaan diri seseorang. Ada beberapa jenis minya wangi yang kita kenal, seperti parfum, cologne, dan body mist. Semuanya sama-sama merupakan wewangian yang dipakai untuk mengharumkan tubuh, namun apa bedanya?

Perfume or Body Mist

(Perbedaan parfum dan body mist)

image source: bestproducts.com

 

Menurut The Body Shop, perbedaan antara body mist dan parfum terdapat pada kandungan essential oil yang terdapat di dalamnya. Kandungan Essential oil juga yang berpengaruh pada ketahanan wanginya di tubuhmu. Semakin banyak essential oil dalam sebotol parfum, semakin wangi dan tahan lama parfum tersebut, semakin mahal juga harganya.

 

Pada umumnya, parfum memiliki kandungan essential oil sebanyak 15%, sehingga dapat bertahan enam hingga delapan jam. Itulah yang membuat harga parfum lebih mahal bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.

 

Di sisi lain, body mist lebih sering digunakan sehari-hari karena jenisnya yang relatif lebih banyak dan harganya yang murah. Dalam sebotol body mist, hanya terkandung 2% essential oil, sisanya adalah air dan alkohol. Wanginya hanya mampu bertahan selama satu jam, sehingga harus disemprotkan secara berulang ke tubuh.

 

Biarpun lebih mahal, botol parfum pada umumnya berukuran lebih kecil daripada body mist. Ya, karena wangi parfum lebih tahan lama dan tidak harus disemprotkan sesering body mist. Body mist yang harus disemprotkan berulang kali ke tubuh biasanya memiliki botol yang lebih besar

 

 

Perfume Spray

image source: Allure

 

 

Lalu, bagaimana triknya agar wangi body mist atau parfum bertahan lebih lama?

Ada beberapa cara yang dapat kamu contoh dari Cosmopolitan:

 

1. Gunakan body lotion

Harum minyak wangi akan bertahan lama di kulit yang bersih dan lembab. Oleh karena itu sebaiknya kamu menggunakan parfum setelah mandi, dan pakai body lotion yang baunya tidak menyengat agar tidak ‘nabrak’ dengan wangi parfummu

 

2. Menyemprotkan parfum di titik nadi

Titik nadi seperti pergelangan tangan bagian dalam, leher, belakang telinga, dada, dan belakang lutut adalah tempat yang tepat untuk menyemprotkan parfum. Titik nadi mengeluarkan panas tubuh lebih banyak daripada bagian lainnya, sehingga akan membantu menyebarkan wangi parfum.

 

3. Setelah disemprot, jangan digosok!

Punya kebiasaan menggosok pergelangan tangan setelah disemprot parfum? Jangan dilakukan lagi ya, Sahabat Telunjuk! Cara ini akan membuat wanginya cepat hilang.

 

4. Mengaplikasikan petroleum jelly

Untuk menambah ketahanan wangi parfum, oleskan petroleum jelly pada titik tempatmu menyemprotkan parfum. Petroleum jelly akan membuat molekul parfum menempel pada tubuh sehingga wanginya lebih tahan lama.

 

5. Semprotkan ke tubuh, bukan ke pakaian

Tips yang tidak kalah pentingnya adalah menyemprotkan parfum dari jarak 15-25cm ke kulit, karena kulit menyerap wangi parfum lebih baik daripada pakaian.

 

Dengan langkah-langkah seperti di atas, dijamin parfum yang kamu pakai bisa lebih awet jadi bikin lebih percaya diri. Sebelum menyemprot parfum, pastikan kulitmu sudah bersih dan lembab, digosok dulu pakai Tutti Frutti!

Eh, apa sih Tutti Frutti itu? Cari tahu jawabannya di bawah ini!

 

TUTTI FRUTTI