5 Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur

Valerie Joan @Valejoan

May 15, 2019

99 dilihat

article_image

Memasuki bulan puasa, kamu tentu akan kembali merasakan bangun di tengah malam untuk sahur. Kegiatan kecil yang sering kali membuat malas, tapi waktu yang sebenarnya penting untuk menimbun tenaga. Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan menu dengan baik dan memperhatikan makanan yang harus dihindari saat sahur.

Memang semua makanan akan memberikan tenaga, tidak semuanya bisa menyimpan energi yang dibutuhkan sepanjang hari. Coba ikuti beberapa rekomendasi makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur untuk membantumu mendapatkan menu sahur terbaik.

Makanan Dengan Kandungan Lemak Tinggi

Makanan Berlemak Tinggi

Bukan rahasia lagi jika masyarakat Indonesia sangat suka dengan makanan bersantan dan jeroan. Ini merupakan sumber lemak yang tinggi, di saat yang bersamaan buruk saat puasa.

Ada baiknya mengurangi menu yang mengandung lemak tinggi. Hal ini untuk menghindari kemungkinan sembelit, diare, atau membuat perut mengalami melilit selama berpuasa. Ada baiknya mengganti dengan menu olahan yang lebih sederhana yang tidak perlu menambahkan santan.

Ada baiknya mulai menerapkan pola hidup sehat, lebih banyak konsumsi sayur dan buah. Meskipun tidak terasa gurih namun membuat sistem pencernaan tidak akan bekerja dua kali dan terlalu berat setelah buka dan sahur.

 

Hindari Minum Kopi Saat Sahur

Hampir setiap hari minum kopi, bagaimana saat puasa? Kapan waktu yang tepat minum kopi? Disarankan bukan saat sahur, karena bisa menyebabkan lebih sering buang air kecil. Hal ini karena kandungan laksatif, ini akan meningkatkan frekuensi buang air, sehingga tubuh akan terasa lemas. Khusus untuk puasa, kopi jadi minuman yang harus dihindari saat sahur.

Selain itu, komponen kopi akan memberikan rangsangan untuk usus besar bekerja lebih cepat dan membuang sisa pencernaan lebih banyak. Ada baiknya menghindari kopi selama bulan puasa, hal ini bisa memacu meningkatkan keasaman perut sehingga menimbulkan masalah asam lambung.

 

Kurangi Makanan Terlalu Asin

Salty Foods

Bisa jadi Anda sudah mengurangi makanan asin karena takut hipertensi, saat sahur juga disarankan kurangi makanan yang terlalu asin. Karena garam yang berlebih akan merangsang haus dan membuat dehidrasi nantinya, terlebih lagi di pagi dan siang hari.

Makanan yang terlalu asin dan tidak baik dikonsumsi saat sahur, seperti kuaci, makanan instan kalengan hingga makanan yang diproses dengan cara diasinkan. Hindari sementara, agar puasa jadi lebih nyaman.

Jangan Mengurangi Makanan Berkarbohidrat

https://asset.telunjuk.co.id/s/images/article/daging-lemak.jpg

Puasa bukan waktunya diet, ini harus dibedakan. Saat menjalankan ibadah di bulan ramadhan, kamu tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, sehingga tetap membutuhkan energi. Oleh karena itu tetaplah mengonsumsi makanan berkabohidrat kompleks.

Mengapa kamu harus mengonsumsi karbohidrat kompleks? Karena hampir 12 jam menahan lapar dan haus, namun sistem pencernaanmu akan tetap bekerja. Maka dari itu membutuhkan makanan yang dapat bertahan lama dalam sistem pencernaan, karbohidrat kompleks jadi solusi tepat.

Energi yang dihasilkan juga lebih banyak, sehingga bisa aktif sepanjang hari sekalipun sedang puasa.

 

Makanan Terlalu Pedas Saat Sahur Bikin Sakit Perut

Bukan hanya makanan terlalu asin yang menyusahkan saat puasa, makanan pedas juga. Ada baiknya tidak menghidangkan makanan pedas saat sahur, ini akan memicu rasa haus berlebih. Selain itu, makanan pedas akan membuat nyeri pada bagian perut atas, meningkatkan asam lambung dan masalah buang air besar. Untuk pencinta pedas, ada baiknya mengurangi, bukan menghilangkan. Karena rasa pedas sejatinya dapat meningkatkan nafsu makan.

Sudah punya gambaran apa makanan yang akan dipersiapkan nanti? Coba ikuti rekomendasi makanan yang harus dihindari saat sahur. Ini akan membuat puasa jadi lebih menyenangkan, sehingga kamu dapat beraktivitas tetap seperti biasa. Tidak ada alasan untuk tidak produktif di bulan Ramadhan.